MEDAN, (Beritaterupdate). Kedekatan malaikat Jibril dengan Nabi Muhammad SAW akan terus berlanjut hingga diakhirat nanti, bahkan dikisahkan malaikat Jibril akan memohon mengampunan untuk ummat Nabi Muhammad Saw. 

Dikisahkan dalam kitab al-Mawa'iz Al-Ushfuriyah karya Syekh Muhammad bin Abu Bakar, disebutkan dalam riwayatnya sebagai berikut :

Rasulullah SAW sedang berbicara dihadapan para sahabatnya, kemudian beliau menuturkan, pada hari kiamat nanti Malaikat Jibril megelilingi Neraka selama 40.000 tahun lamanya karena ditugaskan oleh Allah SWT membawa wahyu yang disampaikan kepada malaikat Jibril, Allah berfirman "Keluarkanlah dari Neraka semua orang yang ada didalam hatinya yang masih ada iman walaupun hanya sebesar biji zarrah" (Hadist Shohih Bukhory dan Muslim)

Dengan perintah tersebut Malaikat Jibril langsung bergerak mengelilingi neraka sampai di penghujung neraka selama 40.000 tahun. Disana dia mendengar sayup-sayup suara dari arah neraka, dia mendengar suara dari salah seorang penghuni neraka yang berteriak sangat kencang, "Ya hannan, Ya Mannan, Ya Dzaljalali wal ikrom",  

Lalu Jibril terheran, Jibril merasa tidak mungkin kalimat itu diucapkan dengan fasih kecuali oleh orang yang beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, dengan kata lain orang itu adalah ummat Nabi Muhammad SAW.

Setelah mendengar suara itu, pada saat itu juga malaikat Jibril segera berangkat menuju Arsy dan bersujud kepada Allah SWT, "Wahai Tuhanku, aku mendengar suara seorang muslim di dalam neraka, dia berteriak "Ya Hannan Ya Mannan Ya Dzaljalali Wal Ikrom", kalimat tersebut sudah dia ucapkan selama 40.000 tahun Ya Allah,  sesungguhnya aku mengetahui bahwa dia adalah salah satu dari ummat Muhammad SAW, sedangkan Engkau Maha Mengetahui kedekatan antara aku dan Muhammad SAW, dan aku sangat ingin sekali berbuat kebaikan melalui kedudukan Nabi-Mu itu. sedangkan salah seorang dari ummat Muhammad SAW ada di dalam neraka, maka dari itu berilah aku mandat untuk memberikan Syafaat (pertolongan) kepadanya."

Allah Maha Mengetahui, lalu Allah SWT menjawab "Wahai Jibril, Aku memberimu izin untuk memberi Syafaat (pertolongan) kepadanya. Aku menyerahkannya kepadamu, maka pergilah engkau menemui Malik penjaga neraka, katakan kepadanya bahwa Aku memberikan izin untuk mengeluarkan hamba-Ku dari dalam neraka dan meyerahkannya kepadamu." demikian firman Allah kepada Malaikat Jibril.

Malaikat Jibril pun segara berangkat ke neraka untuk menemui Malaikat Malik penjaga neraka, ketika Malaikat Jibril sampai di neraka dan bertemu dengan Malaikat Malik, Malaikat Jibril pun menyampaikan pesan kepada Malaikat Malik, "Wahai Malaikat Malik, sesungguhnya Allah telah memberiku izin dan menyerahkan si fulan (ummat Rasulullah SAW yang sedang berteriak memohon pertolongan kepada Allah didalam neraka) kepada ku, maka keluarkanlah dia untuk ku." 

Malaikat Malik pun segera masuk kedalam neraka untuk mencari si fulan yang akan di bebaskan dari siksaan neraka sesuai permintaan Malaikat Jibril. Selama seribu tahun Malaikat Malik mencari seisi neraka yang bernama si fulan tersebut, namun beliau tidak bisa menemukan si fulan yang diinginkan oleh Malaikat Jibril, sebab Malaikat Malik tidak bisa membedakan karena banyaknya penghuni neraka yang tersiksa disana. Tetapi Malaikat Malik masih mendengar sayup-sayup nun jauh disana ada suara rintihan dan ratapan yang penuh nestapa memanggil nama Allah Yang Agung "Ya Hannan Ya Mannan Ya Dzaljalali wal ikram"

Setelah seribu tahun beliau mencari, Malaikat Malik pun keluar dari neraka tanpa membawa hasil yang diinginkan oleh Malaikat Jibril, lalu Malaikat Malik menemui Malaikat Jibril dan berkata "Wahai Malaikat Jibril, sesungguhnya neraka jahannam dalam keadaan mendidih dan merintih panjang lagi menggelegak sehingga disana tampak besi seperti batu dan manusia seperti besi, sedangkan aku tidak bisa menemukan orang yang engkau maksudkan itu."

Kemudian Malaikat Jibril berangkat menuju Arsy untuk kedua kalinya, lalu beliau sujud di hadapan Allah seraya memohon kepada-Nya, "Wahai Tuhanku sesungguhnya Malaikat Malik tidak bisa menemukannya, karena begitu banyaknya penghuni neraka sejak zaman nabi Adam sampai hari kiamat."

Kemudian Allah berfirman "Kalau begitu kau harus cari lagi sampai ketemu karena tidak boleh ada lagi seorang pun yang beriman kepadaKu tinggal selamanya di dalam neraka."

Untuk yang kedua kalinya Malaikat Jibril datang menemui Malaikat Malik untuk menyampaikan amanah Allah. Tanpa basa-basi lagi Malaikat Malik pun langsung pergi keneraka mencari dan menyisir seisi neraka sumber suara yang beliau dengar sayup-sayup yang penuh nestapa, seribu tahun lamanya Malaikat Malik mencari dari lembah ke lembah, jurang demi jurang, gunung demi gunung tanpa kenal lelah, tetapi Malaikat Malik tidak menemukan seseorang yang mengucapkan Asma Allah tersebut, namun Malaikat Malik masih mendengar suara itu yang menggetarkan seisi neraka "Ya Hannan Ya Mannan Ya Dzaljalali Wal Ikram".

Lalu Malaikat Malik kembali menjumpai Malaikat Jibril dan mengatakan bahwa dia tidak menemukan orang yang dimaksud Malaikat Jibril tersebut. Kemudian Malaikat Jibril pun berangkat menuju Arsy untuk yang ke tiga kalinya dan beliau bersujud dihadapan Allah seraya memohon "Wahai Tuhan ku, sesungguhnya Malaikat Malik sudah mencari selama seribu tahun, namun beliau belum menemukannya, tapi suara dzikir itu masih menggema di neraka. "

Lalu Allah berfirman "Kalau begitu, kau harus cari lagi sampai ketemu, karena tidak boleh ada seorang pun yang beriman kepada-Ku tinggal dalam neraka selamanya."

Kemudian Malaikat Jibril pun berangkat menuju neraka menjumpai Malaikat Malik yang ke tiga kalinya untuk menyampaikan amanah Allah. Malaikat Malik pun segera melaksanakan perintah Allah untuk mencari hamba Allah yang berdzikir di dalam nekara mengharap syafaat dari Allah SWT. Disisirnya kembali suara dzikir itu dari lembah ke lembah, dari gunung ke gunung, dari jurang ke juarang selama seribu tahun tanpa kenal lelah, padahal satu tahun di akherat itu setara 50.000 tahun di dunia, namun Malaikat Malik belum juga menemukan sumber suara tersebut. 

Malaikat Malik pun kembali menjumpai Malaikat Jibril dan mengatakan kalau dia tidak menemukan hamba Allah di dalam neraka yang sedang berdzikir mengharap syafaat Allah SWT. Sementara suara itu sayup-sayup nun jauh terdengar yang menggema di neraka, "Ya Hannan Ya Mannan Ya Dzaljalali Wal Ikram". Maka Malaikat Jibril pun kembali menuju Arsy dan bersujud di hadapan Allah SWT sambil memohon kepada-Nya, "Wahai Tuhan ku, sesungguhnya Malaikat Malik sudah mencari selama seribu tahun, namun beliau belum juga menemukannya YA Allah."

Maka Allah berfirman "Kau harus terus berusaha cari sampai ketemu, karena orang yang masih memiliki iman walaupun sebesar biji sawi tak boleh ia tinggal selamanya didalam neraka !". Malaikat Jibril pun patuh terhadap perintah Raabnya. 

Malaikat Jibril pun segera menuju keneraka menjumpai Malaikat Malik untuk menyampaikan amanah Allah, kemudian Malaikat Malik kembali mencari dan menyisir dari lembah ke lembah, dari gunung ke gunung, dari jurang ke jurang selama seribu tahun lamanya, tapi Malaikat Malik belum juga menemukannya. Sudah tiga ribu tahun Malaikat Malik mencari, berarti 3000 tahun akherat x 50.000 tahun di dunia = 150 juta tahun dunia orang tersebut tersiksa di neraka. Betapa sengsaranya dia.

Malaikat Malik pun menjumpai Malaikat Jibril untuk menyampaikan bahwa beliau belum juga menemukan hamba Allah yang berdzikir didalam neraka.

Lalu Malaikat Jibril segera kembali menuju Arsy dan bersujud kepada Allah SWT dengan memohon kepada-Nya "Wahai Tuhanku, sesungguhnya Malaikat Malik sudah mencari selama seribu tahun, namun beliau belum juga menemukannya, Engkaulah Yang Maha Mengetahui Ya Allah. 

Maka Allah berfirman : "Baiklah kalau begitu, akan Aku jelaskan kepada mu wahai Malaikat Jibril, karena aku Maha Menmgetahui. Sampaikan kepada Malaikat Malik bahwa hamba-Ku itu berada disini dan disini, dia di dekat gunung ini dan didalam lembah ini, di dalam jurang ini, didalam lubang neraka ini. "

Kemudian Malaikat Jibril segera mengerjakan perintah Raabnya dan menjumpai Malaikat Malik untuk menyampaikan amanah Allah SWT. Lalu Malaikat Malik mengerjakan perintah Allah dan mencari manusia tersebut sesuai dengan petunjuk Allah SWT, dan benar saja Malaikat Malik menemukan seonggok arang hitam legam yang tak berbentuk yang terbelenggu di sebuah tiang dengan di kelilingi ular, kelabang, kalajengking, dan sarana penyiksaan lainnya. Yang membuat Malaikat Malik takjub, mulut orang tersebut masih utuh dan tidak terbakar oleh api neraka dan lidahnya selalu bergetar berdzikir "Ya Hannan Ya Mannan Ya Dzaljalali Wal Ikram"

Ketika Malaikat Malik mendekati manusia tersebut, berteriaklah mulut yang berdzikir itu dengan amat sangat ketakutan, "Siksaan apa lagi yang engkau bawa untuk ku wahai Malaikat malik, aku sudah tidak tahan lagi, tidak sanggup lagi menerima azab yang teramat pedih akibat dosa-dosa ku yang aku lakukan selama aku hidup di dunia ini. "

Malaikat Malik menjawab "Aku datang bukan untuk menambah siksamu, tapi aku datang untuk memenuhi perintah Tuhanku, dan diluar sana Malaikat Jibril sudah menunggumu. Kemudian manusia itu di bawa Malaikat Malik menuju pintu neraka untuk diserahkan kepada Malaikat Jibril, kemudian Malaikat Jibril pun memegangi tangan si fulan berangkat menuju kekaki Arsy. 

Sepanjang perjalanan Malaikat Jibrilpun berseru kepada sekalian malaikat, ketahuilah, bahwa si fulan sudah berada dalam neraka selama 40.000 tahun. Sebelum menuju ke Arsy Yang Agung, malaikat Jibril membawa si fulan ke Nahrul Haya. Kemudian orang itu pun dimandikan kedalam Sungai Kehidupan, seketika segala penderitaannya hilang dan seluruh badan jasmaninya kembali utuh bahkan lebih bagus lagi. 

Setelah itu orang tersebut datang menghadap Allah sambil bersujud di hadapan Allah sambil memohom syafaat-Nya. Allah berfirman "Wahai hamba-Ku, bukankah Kalam-Ku ada dihadapanmu ? Bukankah Aku sudah mengutus Rasul kepadamu ? Bukankah Rasul-Ku telah memerintahkan mu untuk berbuat kebaikan dan menjauhi kemungkaran ?

"Benar ya Allah, tetapi aku telah menganiaya terhadap diri ku sendiri, aku telah mengakui kesalahan ku dan menyesali dosa-dosa ku, ampunilah aku ya Allah, aku mohon ridho-Mu dengan munajat yang selalu kupanjatkan selama 40 ribu tahun lamanya di neraka, Ya Hannan Ya Mannan Ya Dzaljalali Wal Ikram."

Allah berfirman "Aku telah mengampunimu dan menyerahkan mu kepada Malaikat Jibril melalui syafaatnya, kamu sudah dibebaskan dari api neraka. Wahai hamba-Ku, carilah tempatmu di sorga, karena sorga itu tempatnya yang masih memiliki iman." Kemudian orang itupun masuk ke surga diantarkan oleh Malaikat Jibril untuk mencari tempatnya disana, namun beliau tidak menemukan tempat lagi untuknya, yang dia temukan sudah penuh dan sudah ada penghuninya. Lalu orang tersebut datang menghadap Allah sambil bersujud seraya memohon, "Ya Rabb, aku tidak menemukan tempatku, surga telah penuh Ya Rabb." Allah menjawab "Ada bagianmu disana, carilah olehmu !"

Demikian dia bolak balik selam tiga kali untuk mencari tempatnya, namun yang dia temukan semua surganya sudah penuh, dan dia kembali lagi menghadap Allah sambil bersujud, Maka dengan demikian Allah berfirman "Baiklah kalau begitu, fikirkanlah oleh mu, seandainya engkau memperoleh surga, apa yang kamu pikirkan dan apa yang ada dalam angan-anganmu !" Maka orang itu pun mematuhi perintah Rabbnya dan berangan-angan, ingin memiliki ini, ingin memiliki itu, ingin mempunyai ini dan ingin mempunyai itu.

Kemudian Allah berfirman "Sudah kah kamu mempunyai angan-angan ? sudah Ya Rabb ". Allah pun berfirman "Untuk kamu dua kali lipat yang kamu angan-angankan". itulah makna : "A'dadtu li ibaadii maa laa ainun ro'at walaa udzunun sami'at wala khothoro'ala qolbin basyar, (Aku telah sediakan untuk hamba-hamba Ku besok disurga, apa yang mata belum pernah lihat, yang telinga belum pernah mendengar, dan belum terpikir oleh angan-angan seorang manusia)." 

Kisah ini tertuang didalam Kitab Ruhul Bayan dalam penjelasan surat Al Imran ayat 24-25. (Red)